Mungkin karena aku bukan ditakdirkan untuk bersamanya.
Mungkin karena ini terlalu cepat.
Mungkin karena dia yang terbiasa dengan semua wanita disisinya.
Mungkin karena aku yang berharap lebih padanya.
Mungkin karena aku merasa seakan-akan aku-lah wanita satu-satunya yang ia miliki.
Mungkin karena aku terlalu sayang.
Mungkin karena aku telah terjatuh.
Atau mungkin karena aku yang terlalu naif?
Atau mungkin aku yang terlalu bahagia dengan hubungan ini?
Atau mungkinkah, aku terlalu bodoh untuk menyikapi sikap perhatianmu selama ini padaku? Sehingga aku menutup mata pada ketidakpastian jawaban yang seharusnya kudapatkan;
Mungkinkah permintaan hatiku ini akan terjawab?
Wednesday, 21 January 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment